Pada Sebuah Pulau
Pada sebuah pulau aku terdamparRembulan menyibakkan cahayanya pada malam kelam
Entah mengapa aku berfikir
Naluriku telah hilang
Akupun menjadi buta dan tuli
Ketika malam merambat pekat
Aku sendiri dan termenung
Diantara segalanya akulah yang terburuk
Aku inginkan seorang teman
Yang pada waktunya nanti menjemputku
Mendengarkan segala keluhanku
Tempatku berbagi dalam segala suasana
Tapi sekarang...
Yang kulihat malah kehancuranku sendiri
Remuk, luluh, lebur
Akupun mulai berhenti berharap
Manakala aku lihat tak ada teman sama sekali
Nanar aku kehilangan arah
Kemanakah tujuanku?
Oh malam aku tersesat
Akankah ada yang membantuku?
Aku telah lelah terjaga
Hari-hariku terasa penat
Dan aku mulai bosan
Dengan ketidakpastian hidupku